Warning: include(connection.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /home/fbanten/public_html/ads/view/latar.php on line 2

Warning: include() [function.include]: Failed opening 'connection.php' for inclusion (include_path='.:/usr/lib/php') in /home/fbanten/public_html/ads/view/latar.php on line 2

Warning: include(connection.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /home/fbanten/public_html/ads/view/atas_utama.php on line 2

Warning: include() [function.include]: Failed opening 'connection.php' for inclusion (include_path='.:/usr/lib/php') in /home/fbanten/public_html/ads/view/atas_utama.php on line 2

IMM Banten Kutuk Tindakan Aparat di Bima

December 26th, 2011  |  Published in Uncategorized

Serang,FESBUK BANTEN News (26/12) – Tindakan aparat dalam menangani aksi masyarakat terhadap penolakan penambangan emas oleh PT Sumber Mineral Nusantara dan PT Indo Mineral Cipta Persada di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menewaskan tiga pengunjukrasa serta melukai delapan lainnya,dinilai sebagai tindakan biadab  dan melebihi batas kemanusiaan. 

Hal itu terungkap dalam aksi yang dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) provinsi Banten di perempatan ciceri ,  kota serang, Senin (26/12).

Dalam orasinya, pengunjukrasa mendesak  Presiden RI agar segera mencopot Kapolri dan Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) dari jabatannya karena mereka yang  harus bertanggungjawab terhadap tragedi berdarah yang menewaskan 3 warga Bima.

Menurut Koordinator aksi yang sekaligus Ketua IMM Banten Suparta mengatakan, bahwa tindakan aparat kemananan yang ada di NTB dalam menanggapi aksi warga yang  menolak pertambangan emas PT. Sumber Mineral Nusantara seluas 24.980 hektar dan PT. Indo MIneral Cipta Persada seluas 14.318, tidak manusiawi.

“Berdasarkanlaporan WALHI Nusa Tenggara Barat, sudah 3 yang tewas. dan hal itu akibat tindak pembantaian, perlakuan kasar, pemukulan dan penyeretan warga  oleh aparat keamanan,” kata Suparta saat berorasi.

Suparta juga mengatakan, bahwa Presiden harus segera menarik seluruh pasukan kemanan dari NTB.serta mendesak KOMNAS HAM untuk mnegumumkan bahwa tragedi di  Bima NTB merupakan tindakan pelanggaran HAM yang berat.

Selain kasus di Bima, IMM juga mengatakan bahwa, pihaknya mendesak agar pemerintah segera menyelesaikan tragedi berdarah yang terjadi di Mesuji, Lampung.

Salah satu anggota poengunjuk rasa Cecep mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan aksi solidaritas untuk menyampaikan rasa bela sungkawa mereka yang  terdalam.

“Aksi ini kami lakukan sebagai rasa solidaritas atas tewasnya tiga aktivis di Bima,juga rekan sesama IMM kami yang terluka,” ujar Cecep.
usai berunjukrasa di perempatan ciceri kota serang mereka lalu menuju Mapolda Banten untuk melakukan aksi yang serupa.Dalam unjukrasa tersebut,tidak terjadi aksi saling dorong ataupun tindakan anarkis lainnya,meski dilakukan tepat ditengah-tengah jalan.(LLJ/Sammy)

Leave a Response

Security Code: