Pandeglang Nunggak Pembayaran Raskin Rp281,3 Juta
January 30th, 2012 | Published in Headline, pandeglang
Pandeglang,FESBUK BANTEN News (30/1) - Hingga akhir Januari 2012,tunggakan beras untuk masyarakat miskin (raskin) di Pandeglang mencapai Rp281,3 juta. Yang berasal dari puluhan desa yang ada di 15 kecamatan. Desa-desa tersebut, belum membayar tunggakan, sehingga menghambat proses penyaluran raskin untuk periode tahun 2012.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, Bulog Pandeglang-Lebak menyebutkan bahwa tunggakan raskin Pandeglang sampai akhir Januari mencapai Rp281,3 juta. Kemudian, desa yang menunggak raskin belum seluruhnya melakukan pembayaran.
Oleh karena itu, pemkab meminta toleransi untuk memanggil para kepala desa agar membayar tunggakan raskin. Meski sudah diberikan toleransi, pemerintah daerah masih belum membayar seluruh tunggakan tersebut.
15 kecamatan yang desanya menunggak raskin, yaitu, Kecamatan Munjul, Cibaliung, Cigeulis, Cisata, Menes, Carita, Labuan, Mandalawangi, Picung, Angsana, Sukaresmi dan Mekarjaya. Setiap kecamatan terdapat beberapa desa menunggak raskin.
Penyerapan raskin sendiri, pada tahun 2011 mencapai 21.622,380 kilogram. Sedangkan kouta atau pagu pada tahun 2011, mencapai 22.917.240 kilogram. Dengan demikian, penyerapannya mencapai 94 persen.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang, Ilma Fatwa yang ditemui terpisah membenarkan adanya tunggakan raskin untuk Pandeglang. Tunggakan raskin ini akhirnya menghambat proses penyaluran raskin untuk wilayah Pandeglang. Padahal, banyak pula desa yang sudah melunasi raskin.
“Kami minta Bulog memberikan toleransi. Sebaiknya, pagu untuk Pandeglang tetap dikeluarkan meski masih ada puluhan desa belum membayar,” katanya.
Ilma menjelaskan, desa yang sudah membayar lunas, sebaiknya diberi kesempatan untuk mendapatkan raskin. Alasannya, desa-desa tersebut sudah melunasi tunggakan raskin. Namun, untuk desa yang belum membayar raskin ke bulog, raskin di desa tersebut sebaiknya tidak disalurkan.
“Nantinya akan ada efek jera bagi desa penunggak raskin. Masyarakat di desa tersebut juga akan menanyakan ke desa kenapa tidak dapat raskin,” kata Ilma.
Sementara itu, Kabulog Subdivre Pandeglang-Lebak, Guntur Muayad yang dihubungi melalui telefon genggamnya tidak mengangkat. Kemudian, pesan singkat yang dikirimkan juga tidak dibalas.(Abu Rayyan/LLJ)


Lihat Distribusi Bantuan FBN Banjir Banten 2013