Perusahaan Investasi Diserbu Puluhan Warga,Diduga Lakukan Penipuan
June 18th, 2012 | Published in Bisnis, Headline, serang
Serang,FESBUK BANTEN News (18/6) – Kantor sebuha perusahaan investasi ,PT Tirta Banten Mulia yang terletak di Jalan Raya Petir Ki Ajurum, Kota Serang,Senin (18/6) siang tadi diserbu puluhan warga dari berbagai daerah.Warga yang datang dari Serang,Tangerang,Cilegon dan Merak,datang ke kantor tersebut, untuk menuntut pengembalian dana milik mereka yang diinvestasikan di perusahaan yang baru berjalan tiga bulan tersebut.
Puluhan nasabah tersebut kembali datang ke kantor itu setelah sebelumnya menunggu beberapa hari tanpa kepastian. Namun, mereka harus kembali bersabar karena pihak perusahaan hanya memberikan jawaban yang tak memuaskan. Nasabah yang kecewa kemudian sempat bersitegang dengan perwakilan perusahaan.
Penuturan salah satu nasabah asal Kabupaten Tangerang yang menginvestasikan uangnya Rp 50,Endang, mengaku, harusnya bonus yang dijanjikan pihak perusahaan keluar pada Sabtu (16/6) kemarin, akan tetapi sampai saat ini belum bisa diambil. “Saya dijanjikan jika berinvestasi Rp 10 juta akan mendapatkan bonus per bulan Rp 7 juta, dan saya inves Rp 50 juta dengan bonus per bulan Rp 35 juta pencairan setap tangal 16. Memang pada bulan pertama itu lancar, tapi pas bulan kedua ini tidak,” ungkap, yang mengaku sudah sering berinvestasi, kepada Tangerang Ekspres, Senin (18/6).
Ia juga mengaku, berinvestasi di perusahaan yang baru berjalan tiga bulan lalu tersebut diajak oleh tetangganya yang sudah terlebih dulu menginvestasikan uangnya. Atas kejadian ini, dirinya mengingkan uangnya kembali. “Saya percaya ikutan inves karena tetangga saya yang ngajak, makanya saya ikutan, selain itu jumlah nasabahnya juga sudah banyak yakni sekitar 1.400 orang,” katanya.
Dirinya mengakui, jika setiap perusahaan investasi tersebut tidak ada perjanjian hitam diatas putih, namun ia berharap meskipun tidak untung, yang penting bisa balik modal saja.
Aan Sukandar yang juga menginvestasikan uangnya Rp 75 juta mengaku, dirinya ikutan berinvestasi di perusahaan tersebut tidak ada yang mengajak, melain mendapatkan informasi lewat mulut-kemulut. “Rp 75 juta itu terdiri istri saya Rp 30 juta, anak saya Rp 5 juta dan saya Rp 30 juta. Memang pada bulan pertama tidak macet, hanya pas pengambilan bonus kedua tidak lancar,” katanya.
Ia juga mengaku, dari total investasinya Rp 75 juta, per bulannya dia mendapatkan Rp 52 juta. “Memang sih mas, berinvestasi seperti ini khawatir, karena sama saja dengan judi,” katanya.
Lain hal yang dikatakan Dedi, warga Merak yang juga ikut berinvestasi Rp 5 juta mengatakan, jika provitnya tidak jelas, maka dirinya bersama kawannya meminta uangnya dikembalikan. “Memang inves saya tidak besar, karena sebelumnya tertipu di Goodfil, yang juga perusahaan investasi. Karena berinvestasi seperti ini kan untung-untungan,” katanya.
Ditemui dilokasi yang sama, Penasehat, PT Tirta Banten Mulia, Tugiman menjelaskan, adanya kemacetan pembayaran bulan ini karena dari pusat yakni PT Cyber Future yang mengelola investasi ini sedang ada masalah tidak ada provit. “Jadi bulan ini pembayaran bonus sedikit telat, dimana seharusnya dibayar setiap tanggal 16, baru bisa dibayar tanggal 2 Juli nanti, yang tanggal 17 pembayarannya jadi 3 Juli,” katanya.
Ia juga menjelaskan, PT Cyber Future sendiri perusahaan yang bergerak dibidang jual beli saham, yang beralamat di Jalan Soedirman Jakarta. Untuk jumlah nasabah di sampai saat ini berjumlah 1.437 orang, dengan keuntungan per bulan setiap nasabah 30-35 persen. “Saat ini nilai inves yang ada puls minus sudah mencapai Rp 7 miliar,” katanya, seraya menambahkan, bagi nasabah yang ingin mengambil kembali investasinya pihaknya tidak akan melarang. (dhyie/LLJ)


Lihat Distribusi Bantuan FBN Banjir Banten 2013